Prospek Bisnis Menguntungkan Beternak Kalkun

beternak kalkun
beternak kalkun/shutterstock.com

Kalkun merupakan salahsatu hewan unggas besar yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, namun sayangnya di Indonesia masih jarang yang berminat untuk beternak Kalkun sebagai bisnis utama, beberapa orang yang memelihara Kalkun hanya untuk sekdar hobi saja, selain karena tampilannya yang menarik juga suara khas yang dihasilkan bisa dijadikan obat penghilang penat.

Berdasarkan literatur Kalkun adalah hewan yang berasal dari benua Amerika, tepatnya dikawasan Amerika bagian utara sampai ke Meksiko (Semenanjung Yukatan). Pada zaman pra sejarah di benua Amerika terdapat suku Aztec yang mendiami kawasan hutan di Meksiko, awalnya Kalkun merupakan hewan yang liar namun kemudian berhasil dijinakkan dan diternakkan oleh suku Aztec.

Setelah berkembangnya waktu Kalkun mulai tersebar di seluruh dunia hingga saat ini, Kalkun mulai banyak di ternakkan untuk keperluan bisnis, beberapa orang mulai belajar cara beternak Kalkun hingga konsisten menghasilkan uang. Sebenarnya dalam mengembang biakkan Kalkun tidak terlalu sulit bahkan lebih mudah daripada Ayam, karena Kalkun memiliki daya tahan tubuh terhadap penyakit yang lebih baik.

Langusng saja kita mulai pembahasan mengenai cara beternak Kalkun melalui poin-poin  berikut ini:

Pembuatan Kandang

Kandang yang dibutuhkan untuk beternak Kalkun ini sebenarnya kurang lebih sama dengan kandang Ayam, cuma bedanya Kalkun senang dengan ruang terbuka dan luas jadi sediakan dahulu tanah lapang berukuran 5 x 5 standanya atau sesuai dengan luas tanah yang Anda miliki saja, mulai dari awal.

kandang kalkun
kandang kalkun/shutterstock.com

Seperti kita lihat dibahwa terlihat simple saja, alas kandang bisa diisi pasir dikombinasikan dengan sekam atau jerami secukupnya hingga merata kemudian sediakan tempat makan dan minum memanjang di setiap pinggiran sekat pembatas (alumunium, kawat/anyaman bambu) baik kanan dan kiri.

Pemilihan Bibit Kalkun

Setelah membuat kandang untuk Kalkun, selanjutnya kita perlu membeli bibit Kalkun untuk diternakkan. Ada beberapa jenis Kalkun yang dapat dibudidayakan di Indonesia, berikut ini daftarnya:

  • Black Spanish
  • Self Buff
  • Royal Palm
  • Golden Palm
  • White Holland
  • Bourbon Red

Khusus di Indonesia biasanya peternak banyak menggunakan jenis Black Spanish dan Red Bourbon karena berat maksimlanya berkisar antara 10 – 15 kg per ekornya sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk dijual dagingnya, meski begitu bukan berarti jenis lain tidak menguntungkan melainkan untuk hobi Kalkun hias. Anda bisa mencari penjual bibit terdekat di daerah Anda bisa melalui internet.

Pemberian Pakan

Pakan yang bisa diberikan kepada Kalkun kurang lebih sama dengan ayam peliharaan di kampung, yaitu pur (dedak dicampur air) juga dikombinasikan dengan berbagai macam sayur sayuran seperti wortel, kubis, sawi dan kangkong yang dirajang kecil-kecil. Pemberian pakan bisa dijadwalkan 2 kali sehari, pagi dan sore. Sedangkan untuk takaran saji per 1 kali makan kurang lebih 100-200 gr.

Pemberian Vitamin/Suplemen

Tumbuh kembang Kalkun dipengaruhi oleh kebersihan kandang, pakan yang diberikan juga tidak kalah penting asupan suplemen dan vitamin, hal ini diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh Kalkun agar tidak mudah terserang penyakit. Berikut ini dafar dan takrannya:

vitamin dan suplemen
vitamin dan suplemen/thepoultrysite.com

Baca Juga: Tips Sukses Ternak Bebek Bagi Pemula

Hal Yang Wajib Diperhatikan

Beberapa poin utama telah disebutkan diawal namun masih ada tips lain yang bermanfaat bagi Anda khususnya pada saat pergantian musim/pancaroba. karena biasanya tidak hanya manusia saja terkena dampaknya, penyakit bisa menyerang siapapun baik kita maupun hewan, penyebabnya adalah

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*