Potensi Menjanjikan Bisnis Susu Kedelai

Bisnis Susu Kedelai
Bisnis Susu Kedelai

Kedelai adalah tumbuhan yang termasuk jenis polong-polongan yang telah dikenal lama oleh suku bangsa di Asia Timur dan Tenggara sebagai bahan baku pembuatan kecap, tahu dan tempe. Contohnya seperti di Jepang mereka menyebut tahu sebagai tofu, beberapa orang mengira kalau tahu dan tofu berbeda jenis makanan padahal sama saja berbahan baku kedelai, yang membedakan mungkin hanya tekstur saja. Baik cukup segitu saja intermezzo mengenai kedelainya, memang pembahasan mengenai kedelai tapi lebih kepada hasil olahan lain yakni susu kedelai atau sari kedelai.

Menurut literatur susu kedelai pertama kali disajikan di Tiongkok pada tahun 1900 tahun yang lalu pada masa dinasti Han, ceritanya Ibu dari Raja Liu An saat itu sedang sakit sehingga tidak sanggup untuk mengunyah makanan yang keras, lantas sang Raja menyiasatinya dengan menggiling kedelai rebusan sampai halus hingga hasil gilingannnya berupa sari dan ampas. Nah sari inilah kemudian yang disajikan oleh Raja Liu An kepada Ibunya. Kemudian olahan susu kedelai ini menyebar ke seantero Tiongkok hingga dunia tak terkecuali Indonesia sampai saat ini.

Bisnis Sari Kedelai

Sebenarnya kandungan gizi apakah yang terkandung dalam kacang kedelai ? Kandungan gizi dalam 100 gram kacang kedelai adalah mangan, selenium, tembaga, magnesium, fosfor, kalsium, vitamin B6, kalium, asam folat, vitamin B2, vitamin B1, vitamin K, dan lemak 9 gram juga kalori sebanyak 173, dll. Cukup lengkap nampaknya zat gizi yang terkandung dalam kacang kedelai, Kembali ke pembahasan mengenai potensi menjanjikan bisnis susu kedelai ini, minuman menyehatkan yang mayoritas masyarakat Indonesia pasti mengenal dan juga mengkonsumsinya.

Alasannya karena kaya akan zat gizi juga rasanya yang enak baik diminum dalam kondisi dingin maupun hangat, terlebiuh dengan kemajuan inovasi saat ini banyak disajikan dengan berbagai macam rasa misalkan coklat, strawberry, vanilla, dll. Hal ini tentu menjadi kabar yang baik untuk prosepek bisnis ini, Sebagian besar masyarakat mengkonsumsi sari kedelai ini karena mengidap alergi dengan susu sapi bisa juga karena aromanya sehingga sari kedelai bisa menjadi alternative terbaik sebagai penggantinya. Terlebih lagi harga sari kedelai terbilang cukup murah jika dibandingkan susu sapi, selisihnya berkisar antara 3 – 4 ribu per liternya.

keunggulan sari kedelai
bisnis sari kedelai

Baca Juga: Menilik Peluang Bisnis Peternakan Babi

Bisnis sari kedelai berkembang pesat dikalangan masyarakat menengah kebawah, selain karena modal yang dibutuhkan reltif lebih murah yakni sekitar 11- 12 ribu rupiah saja per kilogramnya. Perkiraan dalam 1 kg kacang kedelai kering mampu dikonversi menjadi sari kedelai sebanyak 10 – 15 liter. Untuk bahan baku produksi susu kedelai ini ada gula pasir, takarannya menyesuaikan masing-masing dari kita, jika sari kedlai sebanyak 10 liter maka takarannya bisa 200 – 300 gram gula. Jika kita menjual per 1 liternya 10 ribu maka hasil omset 100 ribu, sedangakn kalau kita kalkulasi modal untuk membeli 1 kg kacang kedelai hanya sebesar 12 ribu saja kemudian gula pasir anggap saja ½ seharga 7 ribu, selanjtnya biaya produksi seperti air dan LPG sepertinya tidak menjadi ukuran utama dalam perhitungan ini karena mungkin dalam 1 kali proses produksi susu kedelai hanya menghabiskan 5 ribu saja. Sehingga total biaya pembuatan susu kedelai sebanyak 1 liter hanya memerlukan modal sedikitnya 30 – 35 ribu saja, ketika dikalkulasi keuntungan bersihnya antara 65 – 75 ribu per 10 liternya, Bagaimana ? Apakah tertarik dengan bisnis susu kedelai ini ?

Demikianlah ulasan mengenani potensi binsis susu kedelai yang bisa kmai sampaikan pada artikel ini, semoga menginspirasi !

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*