Kiat Memulai Budidaya Belut Untuk Pemula

budidaya belut
budidaya belut/gnlm.com.mm/

Budidaya belut merupakan salahsatu aktivitas usaha yang masih banyak dilakukan di seluruh dunia. Alasannya adalah belut mampu menydiakn sumber gizi yang bagus bagi para penggemar makanan olahan belut. Ternak belut mulai dari benih hingga bisa siap dipanen hanya membutuhkan modal yang relatif lebih hemat dan bisa menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan. Diperkirakan industri ini memiliki nilai jual transaksi sebesar 1 miliar Dollar AS per tahun dengan sektor budidaya belut menghasilkan sekitar 60% dari total daging belut yang dikonsumsi, sisanya 40% berasal dari hasil tangkapan pencari belut tradisonal, menurut Georgina Starmer dari TheFishSite.com.

Belut sebenarnya masih termasuk dalam kategori ikan yang memiliki ciri tubuh yang bulat, memanjang dan ramping. Mereka adalah karnivora, spesies yang memiliki umur panjang dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di air tawar, namun saat musim kawin dan berkembang biak akan menuju laut. Rata-rata, belut muda hidup di air tawar sungai dan sungai hingga 12 tahun untuk jantan dan hingga 18 tahun untuk betina. Beberapa spesies belut mungkin mencapai usia lebih dari 20 tahun. Kemudian, saat mereka mencapai fase perkembang biakan, pigmen kulit mereka menjadi keperakan, mereka bertambah berat dan mereka bermigrasi bermil-mil ke laut untuk menemukan tempat pemijahan untuk berkembang biak. Belut hanya berkembang biak sekali selama hidupnya.

Pada saat migrasi dari sungai, telur yang telah dibuahi dibawa oleh arus laut saat mereka berubah menjadi larva, kemudian setelah sekitar 18 bulan mereka berkembang menjadi ‘belut kaca’. disebut demikian karena belut remaja yang memiliki penampilan transparan. Saat belut remaja mencapai usia 2-3 tahun, mereka akan migrasi dari tengah laut unutk menuju pantai yang memiliki banyak karang/koral untuk tempat tinggal. Pigmentasi mereka menjadi lebih gelap dan menyerupai belut dewasa, hanya lebih kecil dengan panjang sekitar 8-20 cm. Belut muda ini disebut elvers. Mereka telah mencapai muara, dan sekarang harus bermigrasi lebih jauh ke sungai air tawar untuk mencari makan dan tumbuh selama beberapa tahun, mengulangi siklus sekali lagi.

panen belut
panen belut/shutterstock.com

Baiklah telah kita ketahui sedikit intermezzo mengenai belut, selanjutnya langsung masuk ke inti pembahasan tentang bagaimana memulai budidaya belut untuk pemula.

Persiapan Tempat Budidaya Belut

Media untuk menempatkan belut agar hidup dan berkemang biak dengan baik merupakan suatu keharusan, maka dalam hali ini kita cari tempat yang simple dan murah solusinya menggunakan terpal. Terpal menjadi pilihan utama saat ini karena relatif murah dibandingkan kalau kita membuat kolam dinding tembok, soaal harga mulai dari 1 juta – 2 jutaan saja. Anda bisa cari di google  atau e-commerce banyak penjual terpal dengan dimensi dan kualitas yang bervariasi.

Kualitas Air Yang Digunakan

Air yang digunakan dalam beternak belut ini bisa menyesuaikan, belut bisa beradaptasi dengan berbagai jenis kondisi air sama halnya dengan lele. Mungkin kalau pernah kita lihat ada yang hidup di air berlumpur juga air bersih, semuanya ada plus minusnya jika belut diternakkan di air berlumpur maka belut tersebut sedikit lebih tahan terhadap kondisi buruk karena sejak benih sudah hidup di air keruh berlumpur sedangkan untuk belut yang sejak benih ditempatkan di air yang bersih ketika kita lupa untuk kuras ganti air maka ini menjadi maslah. pH air disarankan 6-7.

Pemilihan Bibit

Bibit belut yang ideal untuk di budidayakan sebaiknya berumur antara 1,5 – 2 bulan, di usia tersebut umumnya kondisi bibit relatif lebih stabil tidak mudah terserang penyakit. Kemudian dari segi tampilan warna coklat/coklat muda, jangan ambil bibit berwarna hitam pekat. Banyak peternak menyarankan hal tersebut karena berdasarkan pengalaman mereka selama bertahun-tahun dalam budidaya belut ini. Tidak lupa untuk mengecek bibit belut apakah ada luka dipermukaan kulit/cacat, bibit yang baik umumnya memiliki pergerakan lincah.

Pemberian Pakan Belut 

Secara alamiah belut merupakan hewan karnivora sehingga untuk pakan sebaiknya disediakan hewan segar, berikut ini daftarnya:

  • Cacing tanah
  • Ulat kandang
  • Kul/keong
  • Bekicot
  • Udang

5 hewan diatas merupakan makanan favorit dari belut, dari segi jadwal pemberian pakannya sebaiknya dilakaukan pada petang hari diatas jam 18.00 karean belut aktif saat malam hari.

Baca Juga: Prospek Bisnis Budidaya Ikan Kerapu

Kontrol Terhadap Kolam

Usahakan untuk selalu mengontrol kondisi kolam, barangkali terlalu kotor atau mungkin juga bisa ada hewan lain yang juga berada di dalam kolam. Pergantian air ini sifatnya tidak selalu pas jadwal, tergantung urgensinya seperti apa.

Demikianlah tadi informasi mengenai kita budidaya belut untuk pemula, sebelum memulai budidaya belut ini sebaiknya juga bertanya kepada ahlinya selain membaca sejumlah referensi agar pengetahuan dan pemahaman Anda semakin baik. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya

loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*